Wednesday, 25 November 2009

Papua Sekilas Pandang

Ditengah ngantuk2 dan sedikit jet lag, sekitar 100 dokter PTT baru mengikuti pengarahan dari dr. Dolly tentang "Kebijakan Pembangunan Kesehatan Berwawasan Wilayah dan Berbasis Lokal" wooo... panjang bener judulnya, dan membuat kami setengah ngantuk setengah semangat untuk mengabdi (cie....^^). Ga kalah menarik, pembicara kedua Bp. Paminto tentang "Memahami Sejarah Kedaruratan di Papua".

Well, sebenarnya post tentang Papua ini pernah saya tuliskan di facebook (http://www.facebook.com/note.php?note_id=65248013636). Tapi kali ini saya tuliskan sedikit berbeda hehehe.... Inilah sedikit rangkuman akan pengarahan yang kami terima.... Kalo mo tau yang lebih lengkap?? Ikut PTT aja hehehehe.....^^

Papua, merupakan propinsi paling timur di Indonesia. Propinsi ini memiliki luas 317.062 km2, yang merupakan 20% dari seluruh luas Indonesia (besar dan luas....). Dari sekian itu penduduknya hanya 2.000.738 jiwa, yang artinya hanya 6 jiwa per km2 (hahaha, bisa dibayangkan kan luasnya...). Secara keseluruhan, terdapat 19 kabupaten, 1 kota, 282 distrik (alias kecamatan), 83 kelurahan, dan 3317 kampung. Termasuk masih ada sekitar 16 kampung terpencil yang sangat sulit terjangkau.

Dari jumlah puskesmas, terdapat 72 puskesmas rawat inap, dan 173 puskesmas non-rawat inap. Dari semuanya 99 diantaranya (40,4%) masih kekurangan dokter. Itu pun 1714 kampung belum memiliki sarana kesehatan. Akibatnya akses masyarakat ke pusat kesehatan terdekat, bisa antara 1 jam, sampai 22,8 jam (gile ampir seharian tuh...).

Jadi memang ga heran kalo jadi dokter di Papua membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Patroli dan puskesmas keliling membutuhkan waktu yang amat panjang, bahkan bisa sampai 2 minggu ga pulang2, tidur di speed, atau tidur di jalan. Kontur geografis Papua sendiri sangat beragam. Ada yang daerah pegunungan, dataran, sampai rawa-rawa bersungai. Alhasil, dokter harus melalui jalur udara (dokter terbang *hohoho), air (dokter air *wuszzzz), atau darat (dokter jalan kaki *doenk???)^^;p

Masalah kompleks menghadang dan menantang kita para dokter. Masalah-masalah tersebut, mulai dari wabah penyakit, faktor geografis seperti gempa, tsunami, longsor, dan banjir, sampai budaya tradisional yang masih sangat primitif. Well, sekilas itulah gambaran kondisi medan yang akan kami hadapi... Bingung, ragu-ragu, namun penuh tekad, kami akan bertugas...^^

No comments:

Post a Comment